AKU TAK PUNYA CUKUP KATA

Hari ini, 22 Oktober
Engkau terlahir kembali
Seperti hidup pertama kali
Mengeluarkan suara di Bumi

Kini umurmu tak lagi muda
Tapi semangatmu sebaliknya
Keringatmu buktinya
Mengucur deras lewat pori pori ikhlasmu

Sekarang 22 Oktober
Senyummu masih merekah
Kasihmu masih terasa lembut
Pelukanmu masih terasa hangat

Masih adakah yang lebih tulus darimu?
Pemberi cinta, penebar rindu
Pemberi riang, penyemangat hidup
Penyeimbang semesta, penopang cakrawala

Hari ini, 22 Oktober
Aku masih menganggapmu surga
Selalu ku sembah
Akan terus ku puja.

Ya, hari ini 22 Oktober
Aku ingin menatapmu lebih lama dari biasanya.
Sosok yang terus membuatku merasa hidup.
Figur yang senantiasa mengajariku apa itu hidup.

Aku ingin terus berada disampingmu
Memijatmu kala letih, membasuhi kakimu
Mencium keningmu, Menjabat tanganmu.
Karena aku pemujamu.

Cinta, Hiduplah lebih lama
Biarkan dunia tahu seberapa besar sayangmu kepadaku.
Kepada kami
Para anak semesta.

*sedikit kata untuk sosok surga yang aku kenal
IKMAWATI AMRAN, 44 tahun.
Ibu sekaligus sahabat buatku, buat adikku, buat ayahku.
Ku persembahkan hadiah kecil ini untukmu.

Comments

Popular posts from this blog

kita, dua orang yang sedang bicara dalam diam..

Ketika Senja Tak Lagi Sama..

Unta